SMK DARUT TAQWA IS THE BEST

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

contoh membuat laporan

Laporan

Program pembinaan kepemudaan

Tentang pelatihan membuat keset

Di desa sekarmojo

Kecamatan purwosari kabupaten pasuruan

Mata pelajaran ”pembelajaran berwawasan kemasyarakatan”

Disusun oleh :

NAMA : SUNDARI

NIM : 822895687

SEMESTER : VII

PROGRAM STUDI PGSD

KELOMPOK BELAJAR PURWODADI UPBJJ MALANG

UNIVERSITAS TERBUKA

TAHUN 2012 – 1

Usaha kecil dan menegah, serta membuk wawasan masyarakat untuk menciptakan inovasi baru.

D. TUJUAN KHUSUS

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan warga blajar dapat :

1. Mengisi waktu dengan kegiatan poduktifyang dapat meningkatkan pendapat.

2. Mengetahui urutan dan cara yang benar dalam membuat koeset.

3. Menghasilkan produk yang berkualitas sehingga dapat meneus pasar konsumen dan mampu bersaing dengan produk lain.

4. Memasarkan pl kpada konsumen shingga mereka mendapatkan penghasilan dari jerih payahnya.

E. SASARAN

Sasaran dari program pembinaan kepemudaan ini adalah warga masyarakat desa sekarmojo dalam rentang usia 15-35 tahun. Hal ini karena usia muda tersebuat merupakan usia produktif yang dapat diolah kmampuanya, dibina potensinya untuk kegiatan yang bermanfaat. Program pembinaan yang dilaksanakan adalah pelatihan membuat keset sebagai usaha pemanfaatan benang yang ada di disa sekarmojo. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis benang menjadi keset sehingga juga meningkatkan sumber pendapat bagi pelaku usahanaya.

F. HASIL KEGIATAN

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah agar dapat digunakan masyarakat Indonesia. Pmanfatan benang ini. Selain meningkatkan nili konomisnya . juga dapat mnciptakan lapangan kerj baru serta dapat mningkatkan taraf hidup pmuda dengan tambahan penghasil yang merek daptkan.

BAB II

PELAKSANAAN PROGRAM

A. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN

1. Tempat Pelaksaan

Program pelatihan membuat keset ini dilakukan disalah satu rumah warga RT/RW dusun sekarmojo, kecamatan, purwosari, kabupaten pasuruan.

2. Waktu Pelaksananaan

Adapun pelaksanaan program pelatiha membuat keset dilakukan pada sinag hari yaitu pukul

13.00 – 15.00. jadwal pelaksanaan sebagai berikut :

No.

Pertemuan

Waktu

Tempat

Materi

Alokasi

1.

I

Senin, 02 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

Konsultasi tentang persiapan pelaku program pelatihan membuat pel pembesih lantai

2 Jam

2.

II

Selasa, 03 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

Penjelasan maksud dan tujuan program pelatihan membuat pel pembersih lantai

2 jam

3.

III

Rabu, 04 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

Perekrutan warga belajar yang akan mengikuti pelatihan

2 Jam

4.

IV

Kamis, 05 April

2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

Penyaringan, dan pencatatan warga belajr yang akan mengikuti program belajar bersama tokoh masyarakat

2 Jam

5.

V

Jum’at, 06 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

- Perkenalan praktikus dengan warga belajar

- Penjelasan maksud dan tujuan program pelatiha

2 jam

6.

VI

Sabtu, 7 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

- Penjelesan tentang kualitas benang yang baik untuk diproduksi menjadi pel, disbanding dengan kualitas benang yang kurang baik

2 jam

7.

VII

Senin, 9 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

- Pengenalan alat dan bahan untuk membuat pel

- Penjelasan proses membuat pel

2 jam

8.

VIII

Selasa, 10 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

- Pemilihan bahan baku dan persiapan alat-alat

- Demikrasi membuat pel

2 Jam

9.

IX

Rabu, 11 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

- Sesi Tanya jawab dan konultasi warga belajar dengan praktis

2 jam

10.

X

Kami, 12 April 2012

Rumah Bapak Matrawi (RT.18/RW.03, Pandansari, Sekarmojo)

- Pembinaan tentang kemungkinan permasalahan yang timbul sert cara meliaht pasr dengan perbandingan jumlh produksi dan harga bahan baku

2 Jam

B. MATERI PEMBELAJARAN

1. Pemilihan barang

a. Bahan baku yang baik untuk membuat pel

b. Bahan baku yang tidak baik unuk membuat pl

2. Alat-alat dan bahan

a. Benang

b. Gunting

c. Sisir paku

d. Pita

e. Lakop

f. Kancing putih

g. Timbangan

h. Label

i. Plastic

j. Mesin plong

k. Mesin jahit

l. Gagang pel

3. Cara Membuat Pel Pembersih Lantai

a. Memilih benang yang baik

b. Memotong benang yang akan digunakan untuk membuat pel pembersih lanati

c. Menimbang benang yang sudah dipotong

d. Menjahit benang yg sudah di timbang

e. Memasang lakop dan kancing putih pada benang yang sudah di jahit dengan mesin polong

f. Menyisir benang yang sudah diberi lakop dan kancing putih

g. Member pita benang yang sudah si pasngi pita

h. Memasang label pada benang yang udah dipasangi pita

i. Memasang gagang pel

j. Memasang plastikpada pel yang sudah diberi gagang pel dan siap dipasarkan

C. SRATEGO DAN DISKRIPSI JALANNYA KEGIATAN

No.

Hari, Tgl

Materi yang dibahas

Waktu

Strategi

1.

Jum’at,

06 April 2012

- Perkenalan praktikus dengan warga belajar

- Penjelasan maksud dan tujuan program pelatihan

2 Jam

Ceramah diskusi

2.

Sabtu,

7 April 2012

- Penilasan tentang kualitas benang yang baik untuk diproduksi menjadi pel. Disbanding dengan kualitas benang ynang kurang baik

2 Jam

Ceramah diskusi Tanya jawab

3.

Senin,

9 April 2012

- Pngenalan alat dan bahn untuk mmbuat pel

- Pemjelasan proses membuat pel

2 Jam

Ceramah diskusi Tanya jawab

4.

Selasa,

10 April 2012

- Pemilihn bahan baku dan persiapan alat-alat

- Dmokrasi membuat pel

2 Jam

Ceramah diskusi Tanya jawab

Demokrasi

5.

Rabu,

11 April 2012

- Sesitanya jawab blajar dengan praktis

- Pembinaan tentang peruses permasalahan

- Dan cara melihat pasar dengan perbandigan jumlah produksi

2 ajm

Ceramah diskusi Tanya jawab

Ceramah

diskusi

Tanya jawab

kesimpulan

BAB IV

PENUTUP

A. KESIMPULAN

sebagai generasi harapan bangsa memegang peranan pnting dalam pembangunan bangsa. Pembangunan yang meliputi pembangunan ekonomi, social. Budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, serat politik membutuhkan tenaga par pmuda yang masih produktif dan potensial. Tak terkecuali pembangunan di bidang ekonomi. Sebagai wujud kemandirian bangsa, pemuda yang produktif dapat dibina dan disalurkan potnsinya untuk membangun perekonomian bangsa. Upaya ini dapat dimulai dengan melakukan program pembinaan kepemudaan ditingkat daerah, dari unsure terkecil dalam pemerintahan. Yaitu di tingkat desa. Oleh karena itu, perlu diadakan program pembinaan kepemudaan di desa-desa.

Setelah praktikus mengadakan kegiatan praktik membuat keset di desa sekarmojo, kecamatan purwosari, dapat diambil kesimpulan bahwa warga masyarakat cukup antusias da merespon positif program pelatihan ini. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa sebenarnya warga desa mau dan dan mampu untuk menjadi pelaku wirausaha yang baik seperti membuat keset pembarsih lantai ini misalnya mereka belajar dan mengikuti pelatihan dengan serius dan berusaha mngusai ketrampilan ini. Namun ditemukan beberapa kndala bagi para warga untuk memulai usahanya, pertama kendala dalam hal dana atau modal! Awal.

Selain itu, merek blum mamiliki cukup keterampilan dan pngetahuan tntang dunia usaha. Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan para warga telah mempu mengembangkan usahanya secara mandiri dari pembiyaan. Persiapan alat dan bahan baku, pembuatan keset, serta pemasarannya. Kegiatan ini dapt menjadi sumber pnghasilan bagi para warga baik yang sudah lulus sekolah atupun belum. Para warga tidak perlu mencari pekerjaan dengan mambuat lamaran di pabrik-pabrik atau perusahaan- perusahaan. Mereka telah mampu menciptakan lapangan kerja bagi diri mereka sendiri. Bahkan kelak, bila usahanya berkembang dapt mnciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Sehingga sedikit demi sedikit dapat mengurangi angka pengangguran di desa-desa.

B. SARAN

1. Bagi Warga Belajar

Dari pelaksanaan pelatihan membuat keset pembersih lantai ini, diharapkan warga belajar mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri. Dengan sendirinya, hal ini mengurangi banyaknya pengangguaran di tingkat desa. Para pemuda nantinya dapat melakukan usaha yang bermanfaat bagi hidup dan kehidupannya.

2. Bagi Kepala Desa (Pemerintah)

Melihat antusiasme yang tinggi dari warga belajar, pemrintah perl mengadakan program-progra pelatiahan sejenis. Bayanknya warga, khususnya yang masih menganggur membutuhkan pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan ktrampilan (life skills). Kterampilan ini akan sangat bermanfaat untuk menunjang kehidupan perekonomian peserta, pelatihan sejenis ini selain membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran, juga akan menjadi ujung tombak lahirnya generasi muda yang mandiri. Selain sumberdaya manusia yang tergali potensinya, sumberdaya alam di desa pun termanfaatkan secara optimal.

C. TINDAK LANJUT

Program pmbinaan kepemudaan barupa pelatihan membuat keset ini perlu ditindak lanjuti secara intensif. Hal ini dikarnakan keterampilan warga belajar perlu dikembangkan lbih baik lagi. Selain itu tindak lanjut pembinaan yang terprogram dapt memunculkan ide-ide kretif lain dari para peserta (warga belajar) untuk mengembangkan usahanya. Bila hal ini terlaksana, akan terwujud generasi muda yang kreatif, inovatif, prestatif, dan berdaya saing. Sumber daya alam yang terlihat sederhana akan dapt diolah dengan milai komersial (ekonomi) yang lebih tinggi.

D. LAPORAN FORMAT IDENTIFIKASI

Kebutuhan-kebutuhan kepemudaaan secar lengkap dapt dilihat dan dibaca pada lampiran-lampiran.

DAFTAR PUSTAKA

Anggoro. M. toha, dkk. (2008). Metode Pelatihan. Jakarta : univesitas terbuka.

Anitah. W. sri, dkk. (2008). strategi pmbelajaran di SD. Jakrta : universitas terbuka.

Depdiknas director jendral pendidikn dasar dan menengah direktorat pndidikan lanjut pertama, (2002), Pndekatan Kontektual (Contextual Teaching And Learning).

Hatimah. Lhat. (2003). Strategi Dan Metode Pembelajaran. Jakarta : universitas terbuka

Hatimah. Lhat. Dkk. (2008). Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan. Jakarta : universitas terbuka

Hatimah, lhat, (2009), Strategi Dan Metode Pembelajaran, universitas terbuka.

Jakarta.

Irwan. P. (1997). Metode Penelitian Jakarta : universitas terbuka

Sudiarto. (1990). Strategi Pembelajaran. Dirjen dikti, Jakarta.

Sudjana. D. (2000) Setrategi Pembelajaran, bandung, falah production.

Suparno & yunus. Muhammad. (2008). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta : universitas terbuka